[breadcrumb]

Anti Lemot, Begini Cara Mempercepat Kinerja Laptop

Saturday, April 25th 2020. | IT
cara mempercepat kinerja laptop
cara mempercepat kinerja laptop

Perkembangan teknologi yang tiada habisnya, memaksa masyarakat untuk terbisa bekerja menggunakan berbagai alat canggih seperti laptop dalam kehidupan sehari hari. Dapat digunakan untuk berbagai aktifitas sekaligus, namun akan menjadi masalah jika laptop tidak ingin bekerjasama dan mulai lemot ketika digunakan. Tak perlu panik, berikut sedikit tips cara mempercepat kinerja laptop agar bisa diajak ngebut.

Tips Mudah Agar Laptop Anti Lemot

cara mempercepat kinerja laptop

1. Nonaktifkan Efek dan Animasi

Ada kalanya merasa bosan menatap tampilan laptop yang begitu begitu saja, anda pun menggantinya dengan berbagai efek atau animasi sebagai alternatifnya. Tampilan laptop memang menjadi lebih cerah dan dapat mengusir kebosanan, namun di sisi lain beban sumber daya sistem laptop menjadi lebih tinggi daripada sebelumnya. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor kenapa laptop perlahan lemot.

Ketika menyadari bila aneka efek dan animasi lucu tersebut yang menjadi penyebabnya, maka satnya untuk menonaktifkannya segera mungkin. Bagaimana cara melakukannya ? Tahap pertama, silahkan klik start menu lalu klik kanan untuk memilih system. Setelahnya, silahkan pilih advanced system settings untuk masuk apda tab advances, dan kemudian pilih performance setting. Pada tab visual effect, silahkan pilih adjust fot best performance atau pilih costum.

cara mempercepat kinerja laptop

2. Nonaktifkan Aplikasi atau Program yang Tidak Digunakan Lagi

Salah satu alasan kenapa laptop perlahan menjadi lemot yaitu banyaknya program yang tengah berjalan di startup. Semakin banyak aplikasi yang dijalankan, tentu saja laptop harus bekerja ekstra agar semua aplikasinya dapat berjalan sempurna. Salah satu cara mempercepat kinerja laptop yaitu menonaktifkan beberapa aplikasi yang dianggap tidak diperlukan lagi,  sehingga performa laptop akan kembali seperti sebelumnya.

Bagaimana cara menonaktifkan aplikasi tersebut ? Silahan tekan crtl + esc untuk membuka task manager, selanjutnya klik tab startub agar melihat daftar aplikasi apa saja yang tengah berjalan sejak laptop dinyalakan. Jika menemukan beberapa aplikasi yang tidak lagi diinginkan, silahkan nonaktifkan dengan cara klik kanan untuk memilih disable. Setelahnya, performa laptop akan kembali normal seperti sebelumnya.

3. Uninstall Bloatware

Ketika membeli laptop, anda mungkin sudah tidak asing dengan aplikasi bawaan yang ditawarkan oleh Windows atau disebut bloatware. Hanya saja, terkadang sebagian aplikasi bawaannya justru tidak terlalu dibutuhkan atau bahkan tidak pernah digunakan sekalipun. Jika kasusnya begini, tidak ada salahnya untuk menguninstall aplikasi tersebut. Sebab, aplikasi tersebut yang menjadi salah satu faktor kenapa kinerja laptop menurun.

Daripada menumpuk namun tidak pernah digunakan, tidak ada salahnya menghapusnya saja sebagai cara mempercepat kinerja laptop. Cara menghapusnya pun cukup mudah dan bisa dilakukan tanpa bantuan aplikasi bantuan. Tahap pertama, silahkan menuju start menu untuk memilih control panel. Setelahnya silahkan pilih program dan klik pada pilihan program and features, dan pilihlan uninstall bloadware yang memang tidak dibutuhkan.

4. Menghapus file yang Ada di Recycle Bin

Ketika menghapus file yang sudah tidak diinginkan, umumnya file tersebut tidak benar benar hilang dari laptop. Sekumpulan sampah tersebut akan disimpan di dalam folder bawaan bernama Recycle Bin, dan akan terus menumpuk begitu saja jika tidak menghapusnya. Semakin banyak sampah yang tertumpuk, sudah pasti laptop harus bekerja keras ketika dihidupkan.

Dalam kasus ini, silahkan periksa file apa saja yang masih ada di folder tersebut dan silahkan hapus apabila tidak digunakan lagi. Cara menghapusnya pun cukup mudah, karena tinggal klik pada icon Recycle Bin lalu pilih empty Recycle Bin. Jika ingin lebih simpel, tidak ada salahnya menghapus file pada browser dengan menggunakan aplikasi bernama CCleaner. Dengan begitu, tidak ada lagi sampah yang menumpuk dan laptop pun dapat berlari cepat kembali.

5. Gunakan Performance Monitor

Apakah kamu pengguna windows 10  dan laptop sedang lemot ? Tak perlu khawatir, karena laptop telah disematkan dengan tool khusus untuk memantau kinerja secara real time bernama Performance Monitor. Ketika menggunakannya, fitur ini akan menampilkan berbagai rincian terkait sistem dan sumber daya dari perangkat laptop. Dari data inilah, kamu bisa memanfaatkannya sebagai cara mempercepat kinerja laptop.

Sudah tau bagaimana cara mengeceknya ? Tak perlu khawatir, sebab cara penggunaannya pun mudah. Cukup menuju start menu dan cari Performance Monitor pada kolom pencarian lalu jalankan fiturnya. Setelahnya silahkan pilih opsi report dan dilanjutkan memilih system, kemudian pilihlah system diagnostic. Secara otomatis, kamu akan melihat halaman baru yang memperlihatkan data pemantaian kinerja si laptop kesayangan.

6. Memperbesar Kapasitas RAM dan Harddisk

Semakin canggihnya teknologi, sang pengguna pun dituntut agar bisa melakukan multitasking dalam berbagai kegiatan. Namun siapa sangka bila proses multitasking ini, justru memberatkan laptop dan berakhir menurunkan kinerjanya. Dalam kasus seperti ini, tampaknya perlu untuk memperbesar kapasitas RAM dan Harddisk sebagai solusinya. Dengan cara ini, laptop akan bekerja lebih maksimal dengan ruang yang lebih banyak.

Sebelum melakukannya, pastikan terlebih dahulu kapasitas Harddisk pada laptop. Jika memang kapasitas Harddisk sudah terlalu penuh, wajar saja jika laptop menurunkan performanya. Sebagai langkah antisipasi, tidak ada salahnya membeli Harddisk eksternal ketika sewaktu waktu kapasitas internalnya penuh kembali. Dengan begini, pengguna pun tak akan khawatir ketika hendak menyimpan datanya.

7. Hapus Extension pada Browser

Ketika asyik membuka browser, mungkin kamu akan menemukan berbagai konten seru di dalamnya tanpa sadar masuk dalam add ons. Namun tahukah jika ekstensi atau add ons di browser akan terus bekerja di setiap tab yang dibuka ? Ketika jumlahnya terus bertambah, kemungkinan akan memakan sejumlah sumber daya sistemnya. Begitu pula ketika terlalu banyak menginstall ekstensi di browser, kemungkinan performa laptop akan turun.  

Agar hal ini tidak terjadi, silahkan segera kurangi atau bahkan menghapus ekstensi yang sudah tidak digunakan lagi. Cara ini bisa dikatakan satu satunya cara mempercepat kinerja laptop agar enak diajak mengebut kembali seperti semula. Setelah menghapusnya, kamu bisa merasakan perbedaan sebelum dan sesudah menghapus ekstensi.

8. Menginstall Antivirus

Banyaknya virus pada laptop, ternyata juga bisa menjadi faktor kenapa laptop menjadi lebih lambat daripada biasanya. Jika sudah mengetahui faktor utamanya memang berasal dari virus, maka keputusan tepat untuk segera menginstall antivirus sebagai solusinya. Ada baiknya memilih antivirus terbaik namun tidak memberatkan kinerja laptop. Sebab fungsi utama dari antivirus sendiri untuk membasmi virus jahat, agar si laptop kembali bekerja dengan gesit.

9. Mengaktifkan Hibernate Mode

Saat laptop masih ingin digunakan namun tidak ingin mematikan laptop, maka hibernate mode bisa menjadi alternatifnya. Dengan mengaktifkannya, data akan tetap tersimpan di memori dengan baik saat laptop dimatikan. Ketika laptop dinyalakan, semua data tersebut akan kembali seperti semula seperti sebelum mengaktifkan hibernate. Tentu saja ini cara mempercepat kinerja laptop ini sangat dibutuhkan, terutama ketika disaat genting.

Laptop berjalan lambat ketika dibutuhkan merupakan momen yang menyebalkan. Disaat kejadian tersebut terjadi, jangan emosi terlebih dahulu dan terapkan tips pada ulasan diatas. Dengan demikian, laptop akan kembali bekerja dengan maksimal dan asyik untuk diajak mengebut kembali. Sebelum melakukan salah satu tipsnya, pastikan menemukan faktor utamanya si laptop menjadi lemot agar mendapatkan penanganan tepat.

tags: