[breadcrumb]

Segera Laporkan SPT Tahunan, Begini Cara Mendapatkan EFIN Dengan Mudah

Friday, June 5th 2020. | IT

Sebagai warga yang baik, kita masyarakat Indonesia diwajibkan untuk membayar pajak. Dan setiap tahun wajib pajak harus melaporkan SPT tahunannya melalui e Filling. Mengingat saat ini teknologi semakin berkembang, maka membayar pajak bisa dilakukan secara online. Dan untuk bisa melaporkan SPT tahunan, wajib pajak wajib untuk memiliki EFIN. Untuk mendapatkan EFIN, ada beberapa tahapan yang dijelaskan pada cara mendapatkan EFIN berikut.

Jenis dan Langkah Mudah Untuk Mendapatkan EFIN Yang Harus Diketahui

1. Mengenal EFIN Lebih Dekat

EFIN merupakan kepanjangan dari Electronic Filling Identifcation Number atau yang juga bisa disebut dengan nomer identitas. EFIN sendiri hanya akan dikeluarkan oleh Dirjen pajak dan setiap wajib pajak pasti akan mendapatkan nomer yang berbeda. Dan EFIN ini hanya dibutuhkan bagi anda yang akan membayar pajak dengan sistem Electronic Filling. Keberadaan pembayaran secara online lebih efektif dan efisien karena tidak perlu mengantri.

Anda tidak akan bisa melaporkan SPT Tahunan secara e Filling jika tidak memiliki EFIN. Pendaftaran ke kantor pelayananan untuk mendapatkan EFIN hanya bisa dilakukan dalam waktu sekali saja. Namun bagi anda yang melewarkan batas waktu untuk melaporkan SPT maka anda harus mengurus EFIN lagi. Sehingga alangkah baiknya anda tidak melewati tenggat waktu pelaporan yang sudah ditentukan sesuai EFIN anda.

Sebelum anda mengetahui cara mendapatkan EFIN, anda baiknya jika anda memahami pelaporan pajak secaraonline terlebih dahulu. Karena ternyata masih banyak yang belum akrab dengan penggunaan e filling ini. Di beberapa kantor pelayanan masih ditemukan antrian, padahal kita bisa melaporkan SPT tahunan di mana saja. Tak hanya itu anda juga akan mengetahui manfaat dari EFIN sendiri.

2. Manfaat EFIN

E Filling yang saat ini menjadi gerakan yang dicanangkan pemerintah adalah suatu upaya untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan SPT tahunannya. Dilakukan online tentunya memudahkan siapapun karena tidak perlu mengantre. Dan langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan melapor ke KPP dan mengisi formulir isian SPT tahunan. Pengisian ini dilakukan online dan harus memiliki EFIN terlebih dahulu agar bisa melanjutkan proses.

EFIN nantinya akan digunakan sebagai alat untuk autentikasi sehingga setiap transaksi e Filling bisa langsung dienkripsi. Hal ini sangat diperlukan untuk menjamin kerahasiaan data miliki setiap wajib pajak. Karena EFIN memang bermanfaat untuk menjamin rahasia data yang anda berikan ketika e filling. Dan melaporkannya secara online maka anda sudah merekam data anda pada sitem pajak dan cara mendapatkan EFIN hanya dilakukan sekali saja.

Anda tidak perlu lagi mengulang isian pada e filling dari awal jika anda sudah pernah melaporkan pajak anda secara online. Karena secara otomatis data data anda sudah tersimpan dan akan langsung dimunculkan untuk pelaporan tahun berikutnya. Tentunya ini sangat memudahkan para wajib pajak. Tidak perlu antri dan tidak perlu melakukan berulang kali sebab datanya akan langsung tersimpan dan bisa digunakan untuk tahun tahun berikut.

3. Jenis Jenis EFIN

Sebelum nantinya anda mengajukan EFIN ke kantor pajak, anda juga harus mengetahui jenis jenis efin terlebih dahulu. EFIN dibagi ke dalam dua jenis yakni efin untuk pajak pribadi dan efin untuk Pajak wajib badan. Keduanya jelas memiliki perbedaan yang harus anda ketahui agar nantinya tidak terjadi kesalahan. Untuk Efin Pajak Pribadi merupakan efin yang nantinya akan digunakan untuk melaporkan SPT secara pribadi.

Persyaratannya yang anda butuhkan untuk mendapatkan Efin pribadi ini anda lain mengisi aktivasi efin sebagai langkah awal. Kemudian untuk alamat email yang aktif yang nantinya digunakan untuk verifikasi. Jangan lupakan untuk menyiapkan identitas diri asli dan yang juga difotokopi. Dalam hal ini anda bisa menggunalan KTP untuk WNI dan juga KITAS atau KITAP untuk WNA. Sertakan juga NPWP yang asli dan yang telah difotokopi.

Sementara cara mendapatkan EFIN pajak wajib Badan juga memiliki persyaratan yang harus dipenuhi. EFIN pajak wajib badan sendiri merupakan EFIN yang digunakan untuk laporan SPT untuk wajib badan yang biasanya dilakukan oleh petugas tertentu, dari badan usah maupun langsung pengusahanya. Dan setiap badan usaha ini juga memiliki persyaratan berbeda untuk wajib pajak badan dan wajib panjak kantor cabang yang harus dipenuhi.

Untuk wajib pajak badan berkas yang harus disiapkan meliputi fotocopy NPWP atau Surat Keterangan Wajib Pajak Badan. Pengurus yang bersangkutan juga harus membawa fotocopyan NPWP atau juga bisa Surat Keterangan Terdaftar Pengurus atas badan yang bersangkutan. Identitas pengurus diserahkan dalam bentuk fotocopyan juga. Nantinya juga harus dilengkapi dengan surat kuas yang menunjukkan pengurus akan mewakili wajib pajak badan.

Dan untuk kantor cabang juga harus menyiapkan fotocopy NPWP atau Surat Keterangan yang terdaftar untuk kantor cabang. Pimpinan cabang juga harus menyiapkan fotocopy NPW atau surat keterangan. Kepala cabang membawa identitas diri yang telah difotocopyan. Surat pengangkatan sebagai pimpinan kantor cabang juga dilampirkan. Jangan lupakan juga surat kuas pimpinan kantor cabang sebagai cara mendapatkan EFIN.

4. Langkah Mendapatkan EFIN

Setelah semua berkas sudah anda siapkan seperti yang diminta, maka anda bisa langsung menuju Kantor Pelayanan Pajak. Namun sebelum itu anda harus mengunduh formulir yang didapatkan dari online dan tentunya mengisinya. Pengisian formulir dan pelengkapan syarat ini sebagai langkah agar memudahkan anda dalam proses pengajuannya nanti. Formulir ini bisa anda unduh di pajak.go.id secara online. Cetak dan isi secara lengkap formulirnya.

Dalam pengisian anda bisa melewatkan kode efinnya, karena hal tersebut merupakan tugas petugas pajak. Jika formulir sudah siap, begitu juga dengan berkasnya anda sudah siap untuk menuju KPP. Apabila semua berkas sudah yakin anda penuhi, anda hanya perlu menyerahkan pada petugas. Pastikan sekali lagi tidak ada berkas yang tertinggal atau terselip karena anda akan memperlama proses mendapatkan EFIN tersebut.

Begitu anda mendapatkan kode EFINnya, anda bisa langsung melakukan aktivasi di website resmi ASP maupun DJP. Proses aktivasi ini merupakan langkah terakhir yang harus anda lakukan dalam cara mendapatkan EFIN. Untuk mendapatkan kode EFIN ini tidak boleh diwakilkan dan memang harus mengunjungi KPP paling dekat. Ketentuan terebut sudah tertera jelas pada peraturan DJP dengan No. PER-32/PJ/2017.

Jika anda sudah melakukan aktivasi maka anda tinggal mengisi laporan SPT anda. Dalam proses online ini nantinya pelaporannya bisa dilakukan secara real time pada website resmi e Filling maupun aplikasi lainnya. Aplikasi E Filling ini bisa diakses secara gratis dan memiliki banyak manfaat selain melaporkan SPT. Seperti hitung dan juga setor yang sudah bisa dilakukan dengan mudah.

Setiap kali ingin melaporkan SPT tahunan, wajib pajak harus memiliki kode EFIN ini. Dan Kode EFIN ini memiliki batas waktu pelaporan pajak online badan. Nantinya juga akan ada denda bagi wajib pajak yang terlambat melakukan laporan SPT secara online. Dengan pembahasan ini semoga bisa membantu untuk memudahkan mendapatkan kode EFIN yang sangat penting ini.

tags: