[breadcrumb]

Sejarah Singkat Perkembangan Teknologi Fiber Optik

Tuesday, September 3rd 2019. | Teknologi

Teknologi fiber optik zaman sekarang memungkinkan manusia untuk bisa saling mengirim dan mengakses informasi data dengan kecepatan yang tinggi. Fiber optik bekerja dengan memantulkan sinyal-sinyal data yang dikodekan menjadi gelombang cahaya yang dipantulkan melalui material kaca yang menjadi inti kabel kemudian diterima oleh pengakses data. Penggunaan fiber optik sebagai kabel jaringan komunikasi memang belum begitu lama populer digunakan hingga untuk keperluan rumah tangga tapi sebenarnya teknologinya sudah dikembangkan sejak abad ke-18. Sebagai tambahan pengetahuan berikut adalah sejarah singkat mengenai perkembangan teknologi jaringan kabel fiber optik untuk kebutuhan komunikasi.

Teknologi fiber optik sebelum abad ke-19

Penggunaan bahan material kaca untuk dibuat serat sebenarnya sudah dilakukan oleh bangsa kekaisaran Romawi pada masa sebelum abad ke-18. Namun baru pada masa tahun 1970an Chappe bersaudara asal Perancis membuat teknologi optikal telegraf pertama yang merupakan sebuah sistem untuk komunikasi menara satu dengan menara lainnya. Teknologi yang dikembangkan adalah dengan mengirimkan serangkaian sinyal cahaya yang dipasangkan dari satu menara kemudian diterima oleh operator di menara lainnya untuk disampaikan isi pesannya.

Perkembangan teknologi fiber optik selanjutnya mengarah pada gelombang cahaya yang bisa dibelokkan. Alexander Graham Bell mempatenkan sistem telefon optik bernama photophone di tahun 1880. Kemudian di tahun yang sama William Wheeler membuat inovasi sistem pipa-pipa yang dilapisi dengan bahan reflektif yang kemudian dialiri cahaya yang implementasinya digunakan sebagai jaringan penerangan lampu dari sumber cahaya tertentu yang dialirkan melalui pipa tersebut. Pada masa sebelum abad ke-19 menjadi tanda bahwa gelombang cahaya ternyata bisa dialirkan dan dibelokkan arahnya dan ditransmisikan ke tempat lain yang menjadi prinsip dasar cara kerja jaringan fiber optik.

Teknologi fiber optik di abad ke-20

Tahun 1920an John Logie Baird mematenkan ide untuk menggunakan saluran-saluran pipa transparan untuk mentransmisikan gambar ke televisi, teknologi yang sama digunakan Clarence W. Hansell untuk alat fax. Meski demikian transmisi gambar melalui serat optikal baru benar-benar dilakukan pertama kali oleh Heinrich Lamm pada tahun 1930. Penemuan Lamm ini kemudian dikembangkan oleh penemu-penemu lainnya dengan tujuan untuk memproyeksikan bagian tubuh manusia yang sulit untuk dijangkau untuk kepentingan dunia medis.

Perkembangan teknologi fiber optik untuk kebutuhan komunikasi baru muncul di tahun 1960an namun berbagai macam eksperimen masih terus dilakukan oleh para ilmuwan untuk mengatasi masalah kala itu yaitu struktur transmisi data yang belum bisa menjaga sinyal gelombang cahaya tetap pada tempatnya. Setelah melalui berbagai macam percobaan, fiber optik baru mulai populer pada akhir tahun 1970an di mana berbagai macam perusahaan telepon mulai menggunakan fiber optik dan membangun kembali infrastruktur jaringan komunikasinya. Hingga saat ini perkembangan teknologi fiber optik telah banyak digunakan untuk kebutuhan komunikasi sehari-hari, untuk kebutuhan militer, medis, industrial, data storage, dan sebagainya.

tags: